Indek

Jumat, 28 Mei 2010

Mengenal Kelebihan Mobil Berbahan Bakar Solar

Kebanyakan orang sudah mengetahui kalau mobil berbahan bakar solar dengan mesin diesel adalah identik dengan suara berisik, bergetar, lamban, tidak bisa lari, asap hitam, susah dirawat dan mahal dalam perawatan. Sebagian hal tersebut ada benarnya, tetapi sebagian lagi merupakan informasi yang kurang tepat mengenai mobil bermesin diesel. Malah sebagian merasa gengsi bila masuk POM bensin mesti antri bersama truk dan bus. Tetapi alangkah bijaknya bila kita jangan keburu memfonis akan mitos-mitos tersebut. 

                                                                                                                                        
Sebenarnya mesin diesel ini justru memiliki keunggulan dalam hal perawatan yang justru amat sangat mudah dan murah karena tidak ada sistem pengapian seperti busi, koil dan distributor, kita hanya perlu mengganti oli mesinnya secara teratur sesuai jadwal, tentunya dengan menggunakan oli asli berkualitas baik yang sesuai dengan spesifikasi mesin dan melakukan penggantian rutin filter udara, filter oli serta filter solarnya. Jangan lupa juga untuk melakukan kalibrasi pompa injeksi dan nozel di bengkel spesialis kalibrasi apabila dirasa performa mesin mulai menurun (umumnya dilakukan antara 50.000 km sampai dengan 100.000 km sekali).
Hanya dengan melakukan hal ini maka mesin diesel akan selalu memberikan performa yang senantiasa maksimal. Sayangnya, seiring dengan kesan ketangguhan mesin diesel ini, banyak pemilik mobil bermesin diesel yang mengabaikan perawatan rutinnya sehingga terjadilan kerusakan berat pada mesin dan timbul biaya perbaikan yang mahal. Padahal pada mesin bensin pun apabila tidak dirawat dan mengalami kerusakan juga akan memakan biaya perbaikan yang sama besarnya atau bahkan bisa lebih mahal. Dalam kondisi terawat, mesin diesel akan sangat awet dan tahan lama, itulah sebabnya kenapa truk, bis dan alat berat masih setia dengan menggunakan mesin peminum solar ini.
Dari sisi efisiensi, kendaraan bermesin diesel sanggup berjalan 30% lebih jauh dari mesin bensin yang berkapasitas sama. Mesin ini pun lebih aman dan lebih tahan terhadap air, jadi tidak perlu kuatir apabila digunakan untuk menembus jalanan yang tergenang air selama ketinggian air tidak mencapai posisi belalai saringan udara. Karakter khas mesin diesel yang memiliki torsi besar di putaran mesin rendah akan menguntungkan kita saat berkendara menembus kemacetan yang seringkali kita alami terutama di jalanan kota-kota besar dan ketika kita berkendara di medan jalan pegunungan yang penuh dengan tanjakan dan turunan.
Melihat perkembangannya, mesin diesel modern saat ini sudah jauh berbeda dengan mesin diesel lawas. Suaranya sudah jauh lebih halus, tenaga yang dihasilkan juga makin besar bahkan bisa menyaingi mesin bensin. Tingkat polusi yang dihasilkan pun sudah jauh lebih rendah. Hanya saja, saat ini memang pajak untuk mobil bermesin diesel masih sedikit lebih tinggi dari mesin bensin dan bahan bakar solar yang tersedia di negara kita belum sepenuhnya dapat mengakomodir kebutuhan mesin-mesin diesel modern. Memang ada bahan bakar solar berkualitas tetapi harus ditebus dengan harga yang lebih mahal ketimbang solar biasa.


Lalu, knapa mesti gengsi mempunyai mobil mesin diesel? Mobil apapun jika tidak di lakukan perawatan tentu performa dari mobil tersebut tidak akan maksimal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar